Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tisu Kertas sebagai alat cebok? Gw sih jijik dech!

Di Amerika, Tisu Kertas merupakan barang yang sangat dicari selama masa pandemi virus melanda disana. Sempat terjadi pannic buying yang mana mengakibatkan tisu kertas ini habis disemua toko-toko supermarket dan menjadikan barang langka yang sangat sulit ditemui.

Sudah kita ketahui, masyarakat Amerika yang modern ini menggunakan Tisu Kertas untuk aktifitas ceboknya, yang tentu bagi kita sebagai warga negara Indonesia merasa jijik ketika tangan kita bersentuhan langsung dengan kotoran. Saya sendiri pernah cebok menggunakan Tisu Kertas, ketika itu memang urgent karena saya berada di Pesawat. Tapi tentu saya basahi terlebih dahulu Tisu Kertas tersebut dengan air dari wastafel. Aaarrrggghh pokoknya pengalaman yang enggak enak dech.

Tisu Kertas terbuat dari POHON
Image by TheUjulala from Pixabay


Dampak Menggunakan Tisu Kertas untuk Cebok

Masyarakat modern mungkin lupa, bahwasannya Tisu Kertas yang dipakai untuk cebok itu mempunyai bahan dasar kayu yang berasal dari pepohonan. Bahan baku yang digunakan biasanya Pohon Akasia yang mempunyai serat yang halus sehingga lebih mudah dicampurkan dengan Pohon Pinus yang mempunyai susunan serat yang lebih panjang.

Coba kita bayangkan, jika kita semua mengikuti gaya hidup orang barat atau orang modern ini, harus berapa hektar pohon-pohon yang harus ditebang ini? Sementara kita manusia membutuhkan pepohonan untuk meminimalisir polusi udara seperti misalnya Karbon Dioksida yang bisa diserap oleh pepohonan. Belum lagi dampak yang mengerikan yakni tanah menjadi mudah longsor, dan bahkan banjir bandang yang susah untuk ditanggulangi seperti di Jakarta.

Dan yang paling kecil dampaknya adalah ketika anda baru saja selesai cebok menggunakan Tisu Kertas dan anda membuangnya kedalam toilet. Tentu toilet anda ini akan berpotensi mengalami sumbatan pada pipa ledengnya, dan tentu anda harus mengeluarkan biaya untuk memperbaikinya.

Masyarakat Modern harus belajar cebok dengan AIR

Bagi kami, yang hidup dinegar Berkembang ini akan memberikan sedikit saran bagi masyarakat modern melalui tulisan pendek ini. Membasuh luka yang baik ketika anda mengalami kecelakaan ringan sebelum menggunakan Alkohol tentu harus menggunakan air yang mengalir agar kotoran disekitar luka bersih dahulu.

Mencuci tangan menggunakan air yang mengalir adalah salah satu hal yang digaungkan oleh WHO untuk menghindari kontaminasi Virus kepada kulit tubuh kita yang lebih senditif.

Dari beberapa hal kecil ini tentu anda akan menyadari bahwasannya manfaat air yang mengalir sangat besar. Dan air sendiri untuk saat ini termasuk kedalam benda yang mudah ditemukan, jika hutan kita yang lebat ini tidak terus untuk digunduli.

Saya yakin dalam pembuatan kertas meskipun berbahan dasar Kayu yang berasal dari Pohon, tentu mereka mempunyai kebun tersendiri untuk dikelolanya sehingga bisa dijadikan produksi meskipun saya sendiri tidak tahu pastinya.

Jadi mari kita gunakan air untuk cebok setelah membuang feses karena lebih menyehatkan tubuh kita dan sudah tentu kotoran akan terbuang dengan sempurna dan jangan lupa setelah cebok bersihkan tangan menggunakan sabun.

Dengan kita menjaga lingkungan, insya Allah kehidupan kita akan harmonis antara Alam dan Manusia karena keduanya saling membutuhkan. Ketika hutan sudah gundul, tentu mata air akan berkurang dan kita sangat membutuhkan air dimana manusia sebagian tubuhnya mengandung air.

Mungkin itu sependek kalimat yang bisa saya tuangkan diblog saya ini, saya ucapkan terima kasih telah membacanya.

Amri
Amri Blog ini adalah buku diary sekaligus tempat untuk berbagi ilmu pengetahuan yang saya ketahui. Meskipun tulisan saya masih belum rapi dan baku tapi akan selalu saya perbaiki waktu demi waktu agar para pembaca kian betah berkunjung. Selamat membaca.

Post a Comment for "Tisu Kertas sebagai alat cebok? Gw sih jijik dech!"

Berlangganan via Email