Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Begini rasanya ketika anak sedang sakit

Orang tua kita beliau sudah merasakan capainya merawat kita sejak bayi hingga kita benar-benar bisa menjalani hidup ini. Namun terkadang orang tua juga masih sangat memberikan perhatian sedang kita sendiri sudah mempunyai keluarga kecil sendiri. Mungkin begitulah kasih sayang orang tua tiada batasan melebih segara lautan yang luas.

Kasih sayang inilah yang membuat kita selalu merasakan kangen yang sangat besar meskipun kita sendiri sudah menyatakan kita ini sudah dewasa. Saya rasa hampir setiap manusia memang merasakan hal ini, dan tentu tidak dapat dipungkirinya.

Ketika anak sedang sakit begini rasanya?
Image by StockSnap from Pixabay

Saya dan istri merasakan begitu nikmatnya dalam merawat sang buah hati, melihat buah hati tumbuh sehat dan kuat. Ketika jatuh sakit ternyata hati ini sangat takut melihatnya, tubuh kecil yang mungil ini dibadannya terlihat suhu panas akibat demam. 

Sakitnya anak cenderung ketubuh yang kecapaian karena bermain siang dan malam tanpa lelah, riang gembira terlebih jika berkumpul dengan anak-anak sebayanya. Disaat-saat seperti itulah anak-anak ini tumbuh untuk bersosialisasi karena pada umumnya manusia adalah mahluk sosial yang selalu membutuhkan bantuan orang lain.

Sehingga ketika anak mulai menunjukan ketidakmauan untuk makan, dengan disuap lauk bermacam-macam ini tidak lain dia sedang menunjukan kondisi badan yang tidak enak namun belum bisa mengekspresikannya.

Mungkin saya dan anda ketika masih anak-anak mungkin juga berperilaku yang sama. Orang tua kita mulai cemas dengan keadaan kita begitu pula saya dan istri pun merasakan hal yang sama tadi malam.

Terbangun setiap 30 menit dan menangis, kemudian meminta digendong itu adalah sikap yang ditunjukan buah hati bahwasannya badannya ini sedang tidak enak. Orang tua harus peka, menenangkan sembari memijet bagian-bagian tubuh yang mengalami kecapekan.

Anda harus siap kekurang jam tidur anda untuk menenangkan buah hati anda. Besok pagi bekerja? Jika tidak memungkinkan untuk berangkat bekerja sebaiknya anda mengajukan cuti dua hari untuk memastikan kondisi anak sudah menunjukan pemulihan.

Saya yakin konsentrasi anda akan terpecah belah dan malah anda tidak fokus dalam mengerjakan atau menyelesaikan pekerjaan kantor anda. Maka sebaiknya izin cuti adalah langkah yang terbaik, dan saya yakin atasan anda termasuk orang yang bijak karena hal ini menyangkut keluarga sedarah kita tentunya.

Pagi ini saya lumayan merasakan sakit kepala dan hidung sumbat, mungkin efek terjaga menemani buah hati semalam karena tidak bisa tidur. Buah hati mulai tertidur lelap pada jam 04.00 subuh waktu setempat.

Karena tempat kerja saya hanya 5 menit jaraknya dari rumah, maka saya tidak mengajukan cuti. Saya hanya berkomunikasi melalui pesan WA dengan istri menanyakan kondisi sang anak.

Satu hal yang memang sulit untuk saya dan istri tangani adalah sang anak tidak mau minum obat, dia masih takut kalau obat ini sesuatu yang bukan untuk dimakan mungkin dalam alam bawah sadar anak. Terlebih saat ini sudah mulai bisa berkomunikasi sehingga setiap ditanya untuk minum obat selalu jawabannya tidak mau dan pergi menjauhi dari saya dan istri. Begitulah mungkin dunia anak-anak, kita sebagai orang tua harus bersabar. 

Amri
Amri Blog ini adalah buku diary sekaligus tempat untuk berbagi ilmu pengetahuan yang saya ketahui. Meskipun tulisan saya masih belum rapi dan baku tapi akan selalu saya perbaiki waktu demi waktu agar para pembaca kian betah berkunjung. Selamat membaca.

1 comment for "Begini rasanya ketika anak sedang sakit"

  1. klo anak sakit...jadi ikut begadang, apalagi sakitnya demam dan panas, takut step.

    ReplyDelete

Berlangganan via Email